Keuntungan utama dari MP3 adalah ukuran filenya yang kecil. Satu menit Audio rata-rata hanya berukuran 1 MB. Bitrate-nya pun bisa dipilih sesuai kebutuhan, mulai dari 96, 128, 160, 192 hingga 256 Kbps.
Apa perbedaan antara CD MP3 dan Audio? MP3 adalah file terkompresi yang mengambil ruang lebih sedikit. Audio CD berisi file yang tidak dikompresi yang membutuhkan lebih banyak ruang. Kualitas file pada CD audio jauh lebih tinggi dari pada MP3 karena selama kompresi file MP3, kualitasnya juga terganggu..
Free Lossless Audio Codec (FLAC) adalah format berkas untuk kompresi data audio lossless. Sebuah rekaman digital dapat dikompres ke dalam format FLAC sehingga berukuran lebih kecil, kemudian bila dibutuhkan dapat dikembalikan ke keadaan semula. Secara rata-rata berkas FLAC berukuran 53% dari ukuran aslinya.
MPEG-1 Audio Layer 3 atau lebih dikenal sebagai MP3 adalah salah satu format berkas pengodean suara yang memiliki kompresi yang baik (meskipun bersifat lossy) sehingga ukuran berkas bisa memungkinkan menjadi lebih kecil. Berkas ini dikembangkan oleh seorang insinyur Jerman Karlheinz Brandenburg.
Windows Media Audio (WMA) merupakan berkas advanced system format (ASF) yang turut menyertakan data audio yang dikompresi dengan codec WMA. Dengan menggunakan ekstensi yang terpisah, seseorang bisa mengunduh atau menmasang pemutarnya di perangkat masing-masing.
MKV merupakan kepanjangan dari Matroska Video Container. Format video yang sudah ada sejak tahun 2002 ini adalah standar format kontainer multimedia dengan sifat terbuka dan bisa menyimpan banyak jumlah video, gambar, audio maupun track subtitle hanya dalam satu file saja.
AAC-ELD (ditingkatkan rendah penundaan AAC): Juga dikenal sebagai MPEG-4 Low tunda Audio Coder. Ini menggabungkan keuntungan dari persepsi pengkodean audio dengan penundaan rendah untuk meningkatkan komunikasi dua arah. Menawarkan dukungan untuk konten mono atau stereo dengan tarif standar sampel dari 16 ke 48 kHz.
Jadi sederhananya bitrate adalah: Banyaknya bit yang diproses setiap detik oleh sebuah file video ketika video itu diputar. Biasanya satuannya kilobit per detik (Kbps) atau megabit per detik (Mbps).
AVI (Audio Video Interleave) merupakan format berkas (file) video buatan Microsoft. Akibatnya, jika pengguna ingin menjalankan suatu berkas AVI pada komputer sementara codec yang digunakan file AVI itu belum terinstal pada komputer, maka berkas tersebut tidak akan dapat dijalankan.
WAV adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris waveform audio format merupakan standar format berkas audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM. WAV merupakan varian dari format bitstream RIFF dan mirip dengan format IFF dan AIFF yang digunakan komputer Amiga dan Macintosh.
Kelebihan: WAV biasanya menggunakan coding PCM (Pulse Code Modulation).
- Suara lebih bagus untuk kualitas bit yang rendah (dibawah 16 Hz).
- Memiliki 48 channel.
- Sample ratenya antara 8 Hz – 96 kHz.
Format
- MPEG-4, 3GPP dan MOV: biasanya mendukung H.264 atau codec video MPEG-4, dan codec audio AAC.
- WebM: codec video VP8 dan codec audio Vorbis.
- MPEG: biasanya mendukung codec video MPEG-2 dan audio MP2.
- WMV.
- FLV: codec video Adobe-FLV1, audio MP3.
Jenis-jenis Ekstensi File Audio Video
- Format 3GP.
- 3G2 (3GPP2 format file)
- AVI (Audio Video Interleave)
- Divx.
- Format MPEG (Motion PEG)
- DVD ( Digital Versatile Disc)
- Free Lossless Audio Codec (FLAC)
- FLV ( Flash Video )
WAV merupakan format file audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM sebagai standar untuk menyimpan file audio pada PC, dengan menggunakan coding PCM (Pulse Code Modulation. File WAV adalah file audio yang tidak terkompres sehingga seluruh sampel audio disimpan semuanya di media penyimpanan dalam bentuk digital.
Berikut beberapa jenis format audio yang lazim digunakan:
- MP3 (MPEG-1 Audio Layer 3)
- WAV (Waveform Audio File Format/WAVE)
- AAC (Advanced Audio Coding)
- Ogg Vorbis.
- WMA (Windows Media Audio)
Format audio dengan ekstensi banyak (m4a, . m4b, . m4p, . m4v, .m4r, .3gp, .mp4, .aac) ini membawa beberapa keunggulan di antaranya, kualitas suara yang jernih jika di bawah 16 HZ dan memiliki 48 channel. AAC adalah format audio dengan lisensi berbayar, ini menjadi salah satu kekurangannya.
Format MP3 (MPEG-1 Audio Layer 3) adalah salah satu contoh format yang seringkali digunakan dalam kompresi audio.
MP3 merupakan singkatan dari MPEG-1 Audio Layer 3, sedangkan MP4 singkatan dari MPEG-1 Audio Layer 4. MP3 adalah format khusus untuk file audio, sedangkan MP4 merupakan format untuk file audio dan video.
Jadi, apa itu MP4? Sebuah file dengan exstensi file MP4 adalah singkatan untuk file Video MPEG-4, yang merupakan format file terkompresi yang dapat berisi tidak hanya video, tetapi juga audio dan subtitle. File seperti ini yang hanya berisi audio saja terkadang disimpan dengan ekstensi . M4A.
MPEG2 adalah metode pengkodean yang digunakan untuk siaran televisi dan DVD, sementara MPEG4 standar pengkodean terutama diterapkan untuk perangkat portable dan Internet streaming. Sementara MPEG4 menyediakan lebih baik kualitas audio video ketika streaming online.
MP4 atau MPEG-4 Part 14 merupakan sebuah format file yang umumnya digunakan untuk format file pada audio dan juga video. Selain itu, juga bisa digunakan untuk menyimpan subtitle dan bahkan gambar.
Memungkinkan untuk dilakukannya proses streaming di internet, sehingga pengguna dapat langsung menonton tayangan yang disimpan dalam format ini, dan tidak perlu mengunduh filenya. Mendukung Digital Rights Manajement (DRM) dan bit rate encoding rendah. Menggunakan codec video yang disebut H.264.